Kiper Tottenham, Guglielmo Vicario, tengah menghadapi tekanan besar musim ini. Pemain berusia 29 tahun itu menuai kritik atas sejumlah kesalahan fatal yang memengaruhi hasil pertandingan Spurs, terutama saat tim berjuang di papan atas Liga Inggris.

Kritik datang dari media, penggemar, dan analis sepak bola yang menyoroti performa Vicario yang tidak konsisten. Situasi ini membuat masa depannya di klub Inggris mulai dipertanyakan, terutama karena Spurs kemungkinan besar gagal lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
Meskipun menghadapi tekanan, Vicario tetap berusaha menjaga profesionalisme. Ia terus berlatih keras dan mencoba memperbaiki performa, namun tekanan eksternal tetap menjadi faktor yang sulit dihindari bagi kiper yang berstatus starter.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Tawaran dari Serie A
Menurut laporan media Italia, Calciomercato, dua klub besar Serie A, Juventus dan Inter Milan, siap menawarkan jalan keluar bagi Vicario. Kesempatan ini muncul karena kebutuhan masing-masing klub di posisi kiper.
Inter Milan akan melepas kiper veteran Yann Sommer yang kontraknya habis di akhir musim. Posisi ini membuka peluang bagi Vicario untuk mengambil alih peran utama di tim Nerazzurri, memberi kesempatan bermain di level top Serie A dan kompetisi Eropa.
Sementara itu, Juventus juga mencari kiper nomor satu baru untuk memperkuat lini belakang mereka. Vicario dianggap sebagai kandidat yang cocok karena pengalaman dan kemampuannya, meski musim ini ia mengalami beberapa kesulitan di Tottenham.
Baca Juga: Bursa Transfer Memanas: Enzo Fernandez dan Mac Allister Jadi Target Serius Real Madrid!
Faktor Motivasi dan Adaptasi

Vicario kemungkinan besar akan mempertimbangkan pindah ke Italia sebagai cara untuk mengembalikan performa terbaiknya. Lingkungan baru, tekanan yang berbeda, dan kesempatan bermain di klub besar Serie A bisa menjadi motivasi tambahan baginya.
Selain itu, adaptasi ke liga Italia yang lebih taktis bisa menguntungkan Vicario. Serie A dikenal menekankan disiplin pertahanan dan strategi kiper, yang memungkinkan pemain untuk mengembangkan kemampuan teknis dan meningkatkan konsistensi performa.
Kedua klub juga melihat potensi jangka panjang Vicario. Ia masih berada dalam usia produktif untuk kiper dan memiliki pengalaman internasional yang cukup untuk berkontribusi bagi tim di level tinggi.
Dampak bagi Tottenham dan Serie A
Jika Vicario pindah ke Italia, Tottenham harus menyiapkan opsi kiper baru untuk musim depan. Hal ini bisa menjadi momen refleksi bagi klub dalam mengevaluasi lini belakang mereka dan strategi transfer mendatang.
Bagi Serie A, kedatangan Vicario akan menambah persaingan di posisi kiper dan memperkuat kualitas liga. Juventus maupun Inter bisa memanfaatkan pengalaman kiper berusia 29 tahun ini untuk bersaing di papan atas domestik maupun Eropa.
Vicario sendiri akan mendapatkan kesempatan untuk memulai babak baru dalam kariernya. Lingkungan baru, ekspektasi yang jelas, dan tekanan yang lebih terukur di Serie A dapat membantunya kembali ke performa terbaik dan membuktikan kualitasnya sebagai kiper profesional. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di goalbet1x2.com.
