Pape Gueye Jadi Pahlawan, Senegal Sukses Kalahkan Maroko di Final AFCON

Bagikan

Final Piala Afrika (AFCON) 2025 menghadirkan drama luar biasa ketika Senegal menaklukkan tuan rumah Maroko 1-0 melalui perpanjangan waktu. Kemenangan ini menandai gelar kedua bagi Singa Teranga dalam tiga turnamen terakhir, menegaskan dominasi mereka di kancah Afrika. Pertandingan di Rabat berlangsung dalam atmosfer meriah, dengan sorak-sorai penggemar Maroko yang memadati stadion menyambut timnya.

Pape-Gueye-Jadi-Pahlawan,-Senegal-Sukses-Kalahkan-Maroko-di-Final-AFCON

Babak pertama berjalan sengit. Meski kedua tim dikenal dengan pertahanan kuat, permainan cukup terbuka di awal laga. Senegal sempat menciptakan peluang melalui Pape Gueye dan Iliman Ndiaye, namun penjaga gawang Maroko, Yassine Bounou, tampil cemerlang menghentikan beberapa serangan berbahaya. Peluang Maroko juga ada, tapi tembakan Ismael Saibari melenceng tipis.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Kedua tim saling menekan menjelang jeda, namun skor tetap 0-0. Senegal lebih menjanjikan di penguasaan bola dan serangan, sementara Maroko mencoba memanfaatkan setiap celah yang ada. Taktik serangan berubah-ubah sepanjang babak pertama, menciptakan ketegangan yang memikat ribuan penonton.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Kesempatan Tertunda dan Kontroversi di Babak Normal

Babak kedua dibuka dengan peluang Maroko melalui Ayoub El Kaabi, namun ia gagal memanfaatkan dua kesempatan emas. Sementara itu, Senegal menyesuaikan taktik menyerang di bawah arahan pelatih Pape Thiaw, mencoba mengeksploitasi kelemahan lawan. Intensitas pertandingan semakin meningkat menjelang menit-menit akhir waktu normal.

Momen kontroversial terjadi ketika Idrissa Gueye berhasil menyundul bola ke gawang, tetapi gol tersebut dibatalkan karena peluit wasit berbunyi lebih dulu. Senegal tampak frustrasi, tetapi mereka harus tetap fokus menghadapi tekanan Maroko yang terus menekan.

VAR menjadi sorotan berikutnya ketika El Hadji Malick Diouf menerima penalti akibat menarik Brahim Diaz di kotak penalti. Keputusan ini memicu protes keras dari kubu Senegal selama jeda 15 menit, sebelum Diaz mengeksekusi tendangan lob dengan sempurna. Hasilnya membawa pertandingan ke perpanjangan waktu, tetap dengan skor imbang 0-0.

Baca Juga: Stadion Azteca akan Dibuka Kembali untuk Piala Dunia 2026

Drama Perpanjangan Waktu dan Gol Sensasional Gueye

Drama-Perpanjangan-Waktu-dan-Gol-Sensasional-Gueye

Perpanjangan waktu menghadirkan momen magis bagi Senegal. Serangan balik cepat dimanfaatkan Pape Gueye, yang melewati bek Achraf Hakimi dan melepaskan tendangan kaki kiri spektakuler ke sudut atas gawang. Gol ini menjadi penentu kemenangan Senegal, sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai pahlawan pertandingan.

Maroko tidak tinggal diam. Mereka mencoba mengejar ketertinggalan melalui sundulan Nayef Aguerd yang membentur mistar, serta serangan terakhir Cherif Ndiaye yang digagalkan oleh ujung jari Bounou. Upaya tersebut gagal, menandai berakhirnya pertandingan dengan kemenangan dramatis bagi Senegal.

Keberhasilan Senegal mencetak gol di perpanjangan waktu menunjukkan kualitas mental dan fisik mereka. Tim ini mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada, sekaligus mempertahankan konsentrasi tinggi hingga menit terakhir.

Makna Kemenangan dan Dominasi Senegal di Afrika

Kemenangan ini menegaskan posisi Senegal sebagai salah satu kekuatan dominan di Afrika. Dua gelar dalam tiga turnamen terakhir membuktikan konsistensi dan kualitas tim, baik dalam hal taktik maupun mental juara. Senegal juga menunjukkan kemampuan untuk tetap fokus meski menghadapi tekanan dari tuan rumah.

Maroko, meski kalah, tetap menunjukkan performa solid sepanjang turnamen. Namun, ketidakberuntungan dan kegagalan memanfaatkan peluang menjadi faktor penentu kekalahan mereka di final. Pertandingan ini menjadi pelajaran penting bagi tim tuan rumah untuk memperbaiki penyelesaian akhir.

Bagi Pape Gueye dan Senegal, kemenangan ini tidak hanya berarti gelar, tetapi juga simbol ketahanan dan keberanian di laga besar. Mereka membuktikan bahwa mental juara dan kerja sama tim bisa mengalahkan segala tekanan, bahkan di hadapan tuan rumah sendiri. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di goalbet1x2.com.