Stuttgart Menghancurkan Celtic untuk Memulai Babak Playoff Liga Europa

Bagikan

Stuttgart memulai babak playoff Liga Europa dengan menghancurkan Celtic 4-1, ini menempatkan tim Skotlandia dalam posisi sulit menjelang leg kedua di Jerman. Kekalahan ini diawali dengan gol cepat Bilal El Khannouss dan Jamie Leweling yang memanfaatkan kesalahan lini pertahanan Celtic.

Stuttgart-Menghancurkan-Celtic-untuk-Memulai-Babak-Playoff-Liga-Europa

Kiper Kasper Schmeichel, yang kembali dari cedera bahu musim lalu, menjadi sorotan negatif. Ia lambat menghadapi gol pertama dan gagal menepis tendangan rendah Leweling, sehingga mendapat cemoohan keras dari sebagian penggemar Celtic setiap kali menyentuh bola.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Benjamin Nygren sempat menyamakan kedudukan untuk Celtic di babak pertama, tetapi tim Bundesliga tersebut kembali unggul dengan mudah, ditutup oleh gol Tiago Tomás di waktu tambahan. Kekalahan ini menimbulkan tekanan besar bagi pelatih Martin O’Neill dan skuad Celtic.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Kesalahan Kiper dan Gol yang Mudah

Schmeichel menjadi sorotan utama karena beberapa kesalahan penting. Gol pertama Stuttgart lahir dari sapuan ceroboh lini belakang Celtic, sementara gol kedua terjadi karena gagal mengawal El Khannouss di kotak penalti, yang diselesaikan dengan sundulan jarak dekat.

Gol ketiga hampir langsung tercipta dari tendangan Leweling. Usaha Schmeichel menepis bola justru membelokkan arah bola ke gawang, menambah tekanan dan kritik dari para penggemar sendiri. VAR sempat menyelamatkannya dari gol keempat saat Ermedin Demirovic dinyatakan offside.

Sorakan ejekan dari tribun terus berlanjut selama lima menit terakhir setiap kali Schmeichel menyentuh bola. Penyelesaian serangan Celtic juga terbatas, dengan Nygren dan Marcelo Saracchi gagal memanfaatkan peluang, membuat hasil 4-1 bertahan hingga akhir.

Baca Juga: Hull City Tindak Tegas Nyanyian Diskriminatif saat Lawan Chelsea

Aksi Protes dan Suasana Stadion

Aksi-Protes-dan-Suasana-Stadion

Pertandingan leg pertama ini juga diwarnai aksi protes penggemar Celtic. Puluhan bola mini berwarna oranye dan kuning dilemparkan ke lapangan pada detik awal laga sebagai bentuk ketidakpuasan terhadap dewan direksi dan larangan terhadap kelompok ultras Green Brigade.

Aksi ini sempat mengganggu ritme permainan, meski tim masih berusaha membangun beberapa peluang tendangan bebas. Namun, tekanan tinggi Stuttgart membuat pertahanan Celtic mudah ditembus, menambah frustrasi bagi pendukung yang hadir di stadion.

Protes ini menunjukkan ketegangan yang membayangi klub Skotlandia, di luar masalah performa di lapangan. Suasana emosional ini menjadi bagian dari malam yang berat bagi tim dan manajemen Celtic.

Tantangan Celtic di Laga Berikutnya

Kekalahan ini menempatkan Celtic dalam posisi sulit untuk leg kedua, yang akan berlangsung pekan depan di kandang Stuttgart. Selain menghadapi tekanan di Liga Europa, tim juga harus menyiapkan diri untuk empat pertandingan tandang dalam 10 hari ke depan, termasuk dua kunjungan ke Ibrox dan perjalanan ke Aberdeen.

Martin O’Neill harus menyeimbangkan fokus antara kompetisi domestik dan Eropa, memperbaiki kelemahan lini belakang, serta menghadapi tekanan dari penggemar sendiri. Kinerja Schmeichel akan menjadi kunci bagi Celtic untuk memperbaiki peluang lolos ke babak berikutnya.

Tim juga perlu meningkatkan efektivitas serangan, karena peluang terbatas di leg pertama menunjukkan kesulitan mencetak gol dalam tekanan lawan. Dengan strategi yang tepat, Celtic masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki hasil di Jerman. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di goalbet1x2.com.