Tottenham Hotspur bergerak cepat untuk menstabilkan tim setelah pemecatan Thomas Frank. Klub London Utara itu kini berada di tahap akhir untuk menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih interim hingga akhir musim.

Pembicaraan berlangsung intens dalam 24 jam terakhir, menunjukkan urgensi klub dalam mencari sosok yang mampu mengangkat performa tim. Spurs hanya mempertimbangkan beberapa kandidat sebelum akhirnya menjadikan Tudor sebagai pilihan utama berkat pengalaman luasnya di berbagai liga Eropa.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kesepakatan lisan telah dicapai, meski detail kontrak masih dirampungkan. Tottenham berharap Tudor sudah mulai bekerja saat para pemain kembali dari masa istirahat, menandai awal era baru yang diharapkan membawa stabilitas bagi klub.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Pengalaman Tudor Jadi Modal Penting di Tengah Krisis Spurs
Igor Tudor dikenal sebagai pelatih berpengalaman yang pernah menangani klub-klub besar seperti Juventus, Marseille, dan Lazio. Pengalaman ini menjadi alasan utama Tottenham mempercayakan posisi penting kepadanya.
Sebagai mantan pemain Juventus yang pernah meraih dua gelar Serie A, Tudor memahami tekanan di klub besar. Ia diharapkan mampu membawa mentalitas kompetitif yang sangat dibutuhkan Spurs dalam situasi sulit.
Meski masa kepelatihannya di Juventus berakhir setelah delapan pertandingan tanpa kemenangan, Tottenham melihat rekam jejaknya secara keseluruhan cukup menjanjikan. Klub percaya Tudor memiliki kemampuan membangun struktur tim yang lebih solid dalam waktu singkat.
Baca Juga: Arne Slot Pusing Cedera Pemain: Liverpool Diuji Ketahanan Skuad di Tengah Jadwal Padat
Tantangan Besar: Posisi Klasemen dan Derby London Utara

Saat ini Tottenham berada di posisi ke-16 klasemen Liga Premier, hanya lima poin di atas zona degradasi. Situasi ini membuat tugas Tudor tidak sekadar memperbaiki performa, tetapi juga memastikan klub tetap bertahan di papan atas sepak bola Inggris.
Ujian pertamanya akan langsung berat, yakni menghadapi rival sekota Arsenal dalam Derby London Utara pada 22 Februari. Pertandingan ini bukan hanya soal gengsi, tetapi juga momentum penting untuk membangkitkan kepercayaan diri tim.
Selain itu, Spurs masih memiliki agenda babak 16 besar kompetisi Eropa bulan depan. Jadwal padat dan tekanan tinggi akan menjadi ujian nyata bagi Tudor dalam mengelola skuad yang sedang tidak stabil.
Peluang Jadi Pelatih Permanen dan Opsi Masa Depan Spurs
Penunjukan Tudor sebagai pelatih interim membuka peluang baginya untuk mendapatkan kontrak permanen jika mampu membawa perubahan positif. Tottenham ingin melihat dampak langsung sebelum menentukan arah jangka panjang klub.
Di sisi lain, beberapa nama pelatih top masih masuk radar Spurs, termasuk Mauricio Pochettino yang memiliki hubungan emosional dengan klub. Selain itu, opsi lain seperti Roberto De Zerbi dan Marco Silva juga sempat dipertimbangkan.
Keputusan akhir akan sangat bergantung pada performa tim di sisa musim. Jika Tudor mampu mengangkat Tottenham dari krisis, bukan tidak mungkin ia akan menjadi sosok yang memimpin Spurs dalam proyek jangka panjang mereka. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di goalbet1x2.com.
